~ Fly With a Wing ~

..just another girl with a story..

Friday, 2 December 2011

InTel Part 10 : "Mengenai IEEE 802"

Kali ini author mau bahas salah satu hal yang berkaitan sama LAN iEEE 80.2(karena ngga tau mau bahas dari segi apanya)...yaitu Transparent Bridge..Namun dengan sangat jujur untuk perkara jaringan author ini bener-bener masih awam, jadi maaf dan harap di maklum kalo postingan kali ini ada salah-salah..

cekidot aja langsung deh..#nGGaPeDE

PROLOG


Meningkatnya kepentingan pada penggunaan LAN, menyebabkan tetjadinya penempatan kebutuhan yang lebih besar dari kapasitas sebuah LAN tunggal. Permintaan kebutuhan itu baik untuk mendukung aplikasi lokal seperti penambahan jumlah stasiun, unjuk kerja, dan keandalan, maupun untuk mendukung aplikasi jauh, seperti perluasan fisik, dengan tetap mempertahankan sifat sebuah LAN tunggal. Hal ini telah menyebabkan para perancang LAN menaruh perhatiannya pada bridge sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan sebuah LAN. Disamping itu, kehadiran bridge tersebut harus transparan bagi stasiun-stasiun ujung (stasiun-stasiun yang akan melakukan komunikasi).

Simple Transparent Bridging
Pelayanan yang disediakan oleh bridge tersebut harus tidak memerlukan partisipasi dari stasiun-stasiun yang akan berkomunikasi. Juga, tidak diperlukannya modifikasi pada stasiun-stasiun yang telah ada. Adalah sangat diinginkan bahwa extended LAN dapat mempertahankan sebanyak mungkin sifat dari sebuah LAN tunggal, seperti delay yang rendah, throughput yang tinggi, tingkat kerusakan/kehilangan frame yang rendah, kesalahan urutan, ataupun duplikasi. Komite IEEE 802 telah membangun standar-standar untuk menjamin bahwa extended LAN (LAN yang diperluas) dengan bridge tetap menunjukkan karakteristik-karakteristik yang konsisten. Mereka memperkenalkan sebuah skema bridge yang barn sebagaimana yang didefenisikan oleh IEEE 802.1 MAC Bridge standard, dan bridge-bridge ini dikenal sebagai Transparent Bridge atau Spanning Tree Bridge.

Bridge yang menginterkoneksikan LAN IEEE-802 secara langsung disebut local bridge. Bridge yang dipergunakan untuk menginterkoneksikan LAN melalui fasilitas WAN (Wide Area Network) disebut dengan remote bridge. Sebagaimana dengan local bridge, remote bridge juga harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar mereka dapat memelihara dan melindungi karakteristik dasar dari sebuah yang ada dilingkungan extended LAN.

OPERASI TRANSPARENT BRIDGE

Disebut Transparet Bridge (TB) karena kemampuan untuk memproses keputusan perelaian/perutean sebuah frame berada dalam bridge itu sendiri, sehingga transparan terhadap stasiun-stasiun yang berkomunikasi. TB mendukung inisialisasi secara otomatis, menyusun sendiri forwarding database, dan beroperasi tanpa intervensi dari manajer jaringan,dan tidak memerlukan modifikasi terhadap sub-lapis MAC yang ada pada masing-masing stasiun ujung. Karena TB beroperasi dibawah batas pelayanan MAC, maka mereka transparan terhadap pengoperasian protokol-protokol pada atau diatas sub-lapis LLC (Logical Link Control).

Backes menerangkan bahwa ada tiga fungsi dasar yang dibentuk oleh TB, yaitu:

  1. Forwarding:proses keputusan penerusan sebuah frame yang diterima pada sebuah bandar TB.
  2. Learning: mempelajari alamat-alamat dari stasiun yang berkomunikasi. Hal ini dilakukan oleh masing-masing TB dengan memonitor bandar masuk dan bandar keluar nya masing-masing.
  3. Spanning Tree: menyediakan kendali seluruh operasi perelaian.


KESIMPULAN



IEEE 802.1 telah mengevaluasi beberapa skema bridge, meliputi TB dan Source Routing (SR), dan telah memilih TB sebagai standar tunggal untuk interkoneksi semua LAN 802. TB ini mempunyai pendekatan yang sederhana tetapi kuat. Mereka tidak membutuhkan operasi manual untuk menyusun mereka. TB juga dapat dipasang secara langsung sebagaimana yang disusun oleh pabrinya, dan dapat beroperasi dalam jaringan secara benar.

TB mempelajari lokasi-lokasi stasiun ujung dengan mengamati alamat sumber. Mereka memfilter trafik lokal dengan membandingkan alamat tujuan dari frame tersebut dengan tabel alamat sumber yang dipelajari. TB dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan topologi jaringan dan perubahan pergerakan stasiun tanpa intervensi manajemen. Bagaimanapun, manajemen jaringan dapat digunakan untuk memaksa/memperkuat topologi yang diinginkan.


sekian dan terimakasih dansemoga bermanfaat dan maaf ngga terlalu banyak author yang bahas.....\(>_<)/

reference: repository.usu.ac.id/


0 comments:

Post a Comment

Feel Free To Leave Your comment....

© ~ Fly With a Wing ~, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena

Purple Crown