~ Fly With a Wing ~

..just another girl with a story..

Wednesday, 9 November 2011

Friend or Foe..--- dilema anak Kos

We used to love one another..
give to each other, lie undercover
so are you friend or foe 
love one another
live for each other so,
are you friend or foe, coz I used to know...------ t.A.t.U 

Morning guys and gals....wah pagi- pagi gini sudah bersenandung saja..:p(Why not??). 

Yup ada buanyaak cara bagi kita-kita semua dalam upaya nya bersyukur menyambut satu lagi hari yang insyaallah merupakan berkah dari Sang Maha Pemberi Berkah. 

Mungkin ada yang langsung dengan semangat juang '45 menuju ruangan paling basah yang ada di rumah kita (baca: kamar mandi)--- secara sungguh sangat malas sekali pagi-pagi kudu basah-basahan pake air yang di musim ujan ini teramat tidak bersahabat , atau stretching meluruskan tulang-tulang bengkok selama bobo dalam posisi yag tidak manusiawi(Nah lho!:p), mungkin ada juga yang bangun tidur dengan mata yang belum terbuka sempurna langsung berteriak mengucapkan kata - kata motivasi (tapi saya harap yang melakukan ini jarak rumahnya sma rumah tetanggga paling ngga beberapa ratus meter(kan harus menghargai Hak Asasi tetangga untuk tidak mendengar kebisingan geJe di pagi hari,:p) atau seperti author yang langsung menyetel playernya kemudian bersenandung sambil menunggu teko listriknya bergolak :D.

Hehe,,dan apakah yang ada di dalam teko yang bergolak ituu?? 
Jrengg..jrengg inilah dia mie instant favorit kuu---sahabat disaat dompet mulai tidak bersahabat--


Yup, kebanyakan para perantau yang masih kos (seperti author sendiri,hiks) dengan supply persediaan ke dompet teramat sangat 'pas' atau malah sedikit menuju defisit karena kadang pada awal bulan itu isi dompet bisa plas-plos kemana saja(bahkan pada hal-hal yang sebenarnya dalam skala prioritas ada di urutan kesekiaaaaaaaaaan...(T_T)), sehingga sering akhirnya bersahabat dengan makanan yang hampir lebih dari separuh dunia menyukainya..(iya gitu?biarian ah, yang pasti kebanyakan dari kita suka kan??ayoo ngakuuuu..:p).


Tapi apakah memang benar si 'sahabat' ini adalah sahabat atau ternyata malah ada udang di balik-balik..(udang goreng donk...)--dibalik batu maksudnya.. alias musuh dalam selimut??


Pasalnya kabanyakan makanan siap saji mengandung bahan-bahan yang ngga banget buat menjaga kelangsungan hidup kita yang cuma sekali ini. So, biar kita ngga ngeyel dan tahu dari mana awal nya itu si tepung teringu yang kenyal dan panjang dan keriting (baca: mie) siap saji hadir di bumi pertiwi, langsung aja yuk kita telusuri...


NAPAK TILAS 

Terima kasih harus kita ucapkan kepada 'Kakek' Mamofuku Ando, orang Jepang kelahiran Taiwan 1911 yang berkat kerja keras dan jerih payahnya kita sekarang bisa menikmati kelezatan mie instan. Makanan cepat saji dengan banyak penggemar, yang masuk ke Indonesia pada pertengahan tahun 1960-an.


Mamofuku Ando
Masa itu Amerika Serikat sedang gencar-gencarnya menyumbangkan gandum ke Jepang yang sedang paceklik pangan. Harga terigu menjadi murah. Pemerintah Jepang pun menganjurkan rakyatnya mengonsumsi roti dan terigu sebagai pengganti nasi.

Melihat banyak orang melahap mie, di dekat toserba hankyu di Osaka, pikiran Ando terbuka. Mengapa tidak membuat mie dari terigu? Bukankah orang Jepang sangat menyukai mie.


Ide liar itu terus bergulir di benaknya. Cuma ia tidak mau membikin mie biasa yang sudah banyak beredar di pasaran. Ia ingin membuat mie bentuk lain yang enak, lebih cepat dan mudah diolah, serta gampang didapat dimana-mana.

Ando mulai mewujudkan impiannya dengan membeli mesin pembuat mie dan bereksperimen membuat mie instant di emper belekang rumahnya. Mula-mula mie digoreng agar lebih awet, gurih, dan cepat diolah. 

Lalu menimbang-nimbang rasa yang pas untuk kuah itu. Dipilihnya kuah ayam karena yang netral. Ando membawa contoh mie instannya ke sebuah toko serba ada. Ternyata semuanya ludes hari itu juga. Waktu itu tahun 1958.

Sejak itu perusahaan-perusahaan besar berebut ingin menjadi penyalur mie instannya. Desember 1958, Ando menamai perusahaannya Nissin Foods. Beberapa bulan kemudian ia pindah ke sebuah pabrik seluas 20.000m2. tahun 1960 ia membuka pabrik kedua, dan tahun berikutnya lahir pabrik baru lagi.




nah setelah kita tau asal muasalnya, ini nih kenapa saya Judulin Friend or Foe untuk postingan kali ini,, cekidot aja...


Mie Instant sebagai 'FRIEND':

  •  Praktis (mudah dibuat), dapat dijadikan sebagai makanan cadangan di saat perut mendadak lapar dan makanan tidak ada.....
  • Harganya murah meriah... Paling cuman 1500... Sehingga mie instan ini merakyat, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan dari elit hingga alit, dari kaya hingga miskin pasti tidak asing sama makanan ini apalagi mahasiswa dan siapapun yangsedang dalam masa perantauan dan tinggal sebagai anak-kos...
  • Kelebihan yang lain adalah bermacam macamnya rasa yang ditawarkan pembuat (produsen). Keragaman rasa ditimbulkan jenis bumbu yang ditambahkan.

Mie Instant sebagai 'FOE':


  • Dampaknya bagi kesehatan kita, bisa menyebakan : kerusakan otak, Kanker, amandel dll...Karena terdapat bahan tambahan seperti bahan pengawet (natrium benzoat), pewarna, penguat rasa monosodium glutamate (MSG) dan banyak lagi.
  • Mie instan memiliki kandungan natrium setinggi langit biggrin, yang berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembang. Bagi penderita maag, dapat menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yg lebih banyak untuk mencerna makanan dan berakibat pada penikisan dinding lambung yang menyebabkan rasa perih.
  • Bagi penderita hipertensi atau darah tinggi bisa meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium di dalam darah dan jaringan tubuh.
  • Tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme, karena terdapat gluten, substansi yg tidak boleh di konsumsi oleh penderita autisme.
  • Bagi penderita atau orang yang sedang dalam program penurunan berat badan perlu diwaspadai karena kandungan minyaknya mencapai 30 persen bobot kering.


Gimana??jadi apa yang bisa kita lakukan untuk menyikapi dilema ini wahai para anak kos (khususon..:p)??? hehe..think wise saja jika memang ngebet banget diatur aja waktu makan mie nya jangan sampai terlalu keseringan....ok,,


reference:
http://www.tahukah-kamu.com/
http://faozan.pun.bz

0 comments:

Post a Comment

Feel Free To Leave Your comment....

© ~ Fly With a Wing ~, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena

Purple Crown